Sekujur tubuh meradangā¦
Menahan rasa panas yang hinggap
Menggigil kedinginan
Menguras keringat yang bercucuran
Rasa sakit ini begitu hebat
Mematikan seluruh syaraf otak
Membunuh indra perasa
Tak bisa lagi merasakan apa-apa
Wahai Engkau pengobat raga
Akankah hari itu tiba
Lumuran kepedihan ini sungguh menyiksa
Sirnakanlah segera
Bersamaan dengan uapan sang embun
Kala mentari mulai bersinar…
posted-posted puisina kirik ke mei ya….
puisi nya tdk nyambung…
jika kita mencintai seseorang biarkan dia bebas… tapi jika dia tak kembali anggap saja dia bukan jodoh kita…..hidup ini pilihan jadi bebaskan orang untuk memilih..keterpaksaan takakan membuahkan hasil yang baek…..