Awas, Kanker Payudara!

Apa itu kanker payudara? Bagi semua wanita, tentu saja penyakit yang satu ini wajib untuk diketahui. Kanker payudara adalah sebuah jaringan asing, yang tumbuh di kelenjar susu yang terus membesar dan akhirnya merusak jaringan sehat di sekitarnya.

Salah satu upaya menemukan kanker dalam stadium dini adalah mengenali benjolan pada payudara, dapat dilakukan dengan pemeriksaan payudara sendiri (sadari) secara teratur. Benjolan yang ditemukan dengan sadari teratur berukuran 1,5-2 cm, sedangkan benjolan yang tidak sengaja teraba biasanya telah berukuran di atas dua cm (terbanyak tiga cm). Bila benjolan tersebut adalah kanker, dua cm dan tiga cm adalah bermakna, yaitu stadium I dan II.

Tapi tidak semua benjolan itu kanker payudara, jika itu kanker, benjolan bersifat kaku, biasanya tidak rata, melekat pada dasarnya dan tidak bisa digerak-gerakkan. Lokasi paling banyak di daerah kuadran perempat atas sisi ketiak. Mungkin terasakan nyeri, keluar cairan dari puting susu (darah, lendir kental), kulit payudara berkeriput seperti kulit jeruk, puting susu masuk ke dalam (retraksi) atau ada benjolan di ketiak. Tergantung jenis kanker dan lokasinya.

Lalu, siapa saja yang bakal diserangnya? Umumnya. Wanita berumur 40 tahun yang tidak memiliki anak, wanita mempunyai anak di atas 35 tahun, wanita yang mengalami menstruasi pada usia lebih dini, wanita tidak menyusui, wanita yang mengalami menopause lambat dan wanita yang mempunyai sejarah keluarga penderita kanker payudara.

Namun dari data statistik, risiko terkena kanker lebih besar adalah mereka yang gemar sekali makan junk food atau makanan berlemak secara berlebihan. Kegemukan juga punya risiko tinggi. Polusi yang tinggi seperti di kota besar Jakarta juga sangat berpengaruh.

Gaya hidup yang baik, seperti olah raga teratur, berfikiran fositif, bisa mencegah kanker payudara. Hindari pikiran yang mengakibatkan stress. Pola makan juga faktor penting, untuk itu perbanyaklah makan sayur dan buah serta kurangi makan lemak, hindari kebiasaan kurang baik misalnya merokok.

Pengobatan kanker payudara ini berdasarkan stadium (tingkat penyakit) yang dialami penderita, terdiri dari  : pengobatan dengan operasi, mamografi, kemoterapi, radioterapi dan hormonal terapi. Namun penemuan terbaru, obat suntik bernama Herceptin dinyatakan mampu untuk merangsang tubuh membentuk antibodi melawan sel kanker.

Selain pengobatan medis, pengobatan alternative juga bisa menjadi acuan untuk kanker payudara, seperti mahkota dewa, daun mimba, cakar ayam, kunyit putih, dan keladi tikus. Walaupun itu hanya menghambat penyebaran sel kanker agar tidak merambat kemana-mana. Sarang burung wallet juga diyakini sangat berkhasiat untuk pengobatan kanker payudara.

 

Bagi Anda yang mengkonsumsi susu setiap hari mungkin dapat sedikit bernafas lega, penelitian terbaru  di Norwegia mengatakan peran susu dapat menurunkan resiko berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, hipertensi dan kanker. Hjartäker bersama koleganya dari Institute of Community Medicine, Universitas Tromso, Norwegia, melalui publikasinya pada International Journal of Cancer, membuktikan bahwa mengonsumi tiga gelas atau lebih susu setiap hari dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara pada wanita pramenopause.

Tapi berhati-hatilah Anda yang suka waxing(cukur bulu) di bagian tubuh tertentu,  karena berdasarkan studi terbaru Anderson Cancer Center, wanita yang sering mencukur bulu ketiaknya dan menggunakan deodorant antiperspirant, ternyata 10 kali lebih rentan terhadap kanker payudara dibandingkan dengan wanita yang membiarkan bulu ketiaknya tumbuh apa adanya. 

Beberapa penelitian terakhir menyebutkan, ada enam jenis makanan yang dapat mencegah timbulnya penyakit yang menakutkan kaum wanita tersebut. Apakah ke enam jenis makanan tersebut sudah ada dalam daftar belanja Anda? 1. Gandum 2. Ikan Salmon dan Tuna 3. Wortel dan Bayam 4. Yoghurt 5. Susu kedelai murni 6. Jus jeruk.

Untuk itu deteksi diri Anda sejak dini, jangan menunggu sampai anda mengetahui anda mengidap kanker payudara.uh..seramkan!!!.

Published in: on 21 Juli 2006 at 5:40 am  Comments (5)  

The URI to TrackBack this entry is: https://izzasyifa.wordpress.com/2006/07/21/awas-kanker-payudara/trackback/

RSS feed for comments on this post.

5 KomentarTinggalkan komentar

  1. Saya juga takut dengan kanker payudara, sejak 1 tahun yang lalau saya juga tidak pernah cukur bulu ketiak. Sekarang suami saya juga malah senang dengan penampilan bulu ketiak saya yang lebat ini…

  2. Sebagai wanita, memang sangat rentan dengan berbagai kanker dibandingkan dengan laki-laki. Tapi dengan kesadaran tinggi untuk menjaga pola hidup sehat dan berbagai pusat informasi yang semakin lengkap serta upaya SADARI (periksa payudara sejak dini) tentu dapat menjadi salah satu upaya kita agar terjaga dari kanker payudara.

  3. Saya dari kecil sangat menyukai bulu ketiak wanita karena Ibu dan tante2 saya semua memelihara bulu ketiak yang lebat nggak pernah di cabut dan semua sehat tidak ada masalah.Bagi wanita yang memelihara bulu ketiak dengan dengan baik saya sangat menghargai, dan saya siapkan bingkisan hadiah bagi yang berkenan mengontak saya di email; arief96@telkom.net.
    Bulu ketiak pada wanita adalah salah satu anugerah yang indah yang diberikanNya dan kami sangat senang melihatnya.
    Selamat bagi yang terus memelihara bulu ketiak,terimakasih

  4. Ya ane sicH kurang tw ma kanker pyu dara entU,yang penting payudara’y geDe and muantap,kan entar bsa boBo nenen…

  5. ini saya punya pengalaman yang kurang baik, kanker patudara pernah menyerang kakak perempuan saya, untung kata dokter masih pada stadium I, tapi kata kakak saya sakitnya wah…bener-bener sakit sampai nangis-nangis kalau udah terasa sakit. oleh karena itu saya berterima kasih kepada mbak Yen yang telah memberikan keterangan tentang penyebab serta pengobatan penyakit kanker payudara, sekali lagi saya mengucapkan Thank’s Mbak. moga tetap exis menulisnya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: