sakit

Sekujur tubuh meradang…
Menahan rasa panas yang hinggap
Menggigil kedinginan
Menguras keringat yang bercucuran
Rasa sakit ini begitu hebat
Mematikan seluruh syaraf otak
Membunuh indra perasa
Tak bisa lagi merasakan apa-apa

Wahai Engkau pengobat raga
Akankah hari itu tiba
Lumuran kepedihan ini sungguh menyiksa
Sirnakanlah segera
Bersamaan dengan uapan sang embun
Kala mentari mulai bersinar…

Published in: on 13 Juni 2007 at 4:03 am  Comments (4)  

The URI to TrackBack this entry is: https://izzasyifa.wordpress.com/2007/06/13/sakit/trackback/

RSS feed for comments on this post.

4 KomentarTinggalkan komentar

  1. posted-posted puisina kirik ke mei ya….

  2. puisi nya tdk nyambung…

  3. jika kita mencintai seseorang biarkan dia bebas… tapi jika dia tak kembali anggap saja dia bukan jodoh kita…..hidup ini pilihan jadi bebaskan orang untuk memilih..keterpaksaan takakan membuahkan hasil yang baek…..

  4. Jika kamu memancing ikan…
    Setelah ikan itu terlekat di mata kail,
    Hendaklah kamu mengambil ikan itu…
    Janganlah sesekali kamu melepaskannya
    Kembali ke dalam air begitu saja…
    Karena ia akan sakiiitt oleh karena ketajaman
    Mata kailmu dan mungkin ia akan
    Menderita selagi ia masih hidup.

    Begitu juga setelah kamu memberi
    Banyak pengharapan kepada seseorang…
    Setelah ia mulai menyayangimu,
    Hendaklah kamu menjaga hatinya…
    Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja…
    Karena dia akan terluka oleh kenangan bersamamu
    dan mungkin tidak akan dapat melupakan segalanya selagi dia mengingatmu…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: