Jiwa yang terluka

Kesedihan dan lara tiba tiba menggunjang jiwa
Kepergiannya membuat raga seolah tak bernyawa
Ada ada gerangan dengan jiwa..
Hidupnya hampa tanpa kekasih yang selalu dipuja..

Ego yang ada terkadang membuat raga meronta.
Mengkesampingkan perasaan jiwa yang tengah terluka
Membiarkan raga mendominasi dirinya
Tanpa memperdulikan kesedihan dan luka

(lebih…)

Iklan
Published in: on 20 Oktober 2009 at 8:20 am  Comments (117)  

sakit

Sekujur tubuh meradang…
Menahan rasa panas yang hinggap
Menggigil kedinginan
Menguras keringat yang bercucuran (lebih…)

Published in: on 13 Juni 2007 at 4:03 am  Comments (4)  

Rindu

Tak sanggup lagi kaki ini tuk melangkah
Terjebak ditengah padang pasir yang luas
Panas menyengat
Kering kerontang
Mata ini tertuju di suatu tempat
Penuh dengan air dan bebatuan hangat (lebih…)

Published in: on 8 Juni 2007 at 9:44 am  Comments (13)  

Gejolak Jiwa

Menatap hari dengan penuh harap..Melayangkan asa ditengah gelapnya malam. Aku semakin terasa getaran jiwa bergejolak tak tentu arah
Ada apa gerangan dengan dirinya??? Sebuah pengaharapan dan asa yang terus menyelinap, memberikan semangat juga penderitaan yang tak terkira
Apa yang terfikirkan tak jua menghapus dukanya. Semua yang dirasakan, seolah tlah menyatu dalam hatinya.
(lebih…)

Published in: on 24 Mei 2007 at 9:25 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Aku Adalah Aku

Aku adalah aku
Dengan segala yang ada pada diriku
Kehidupanku juga masa depan ku
Tak pernah aku tahu
Bagaimana dan untuk siapa diriku
Tapi aku tak ingin menyerah
Menjalani hidup yang sulit dan penuh dengan masalah (lebih…)

Published in: on 24 Mei 2007 at 9:19 am  Comments (12)  

CINTA….

Cinta…

Adakah secercah harapan yang kau titipkan untukku

Adakah sekeping hati yang bisa aku singgahi

Adakah segenggam mimpi yang bisa kau simpan untukku..

Agar kepingan ini bisa bersatu kembali.

Setelah hancur berkeping-keping.. (lebih…)

Published in: on 27 Maret 2007 at 6:47 am  Comments (12)  

Langit

Wahai Langit

Tanyakan padaNya

Mengapa dia menciptakan sekeping hati ini..

Begitu rapuh dan mudah terluka..

Saat dihadapkan dengan duri-duri cinta

Begitu kuat dan kokoh

Saat berselimut cinta dan asa.. (lebih…)

Published in: on 23 Maret 2007 at 9:05 am  Comments (3)  

Sayap-sayap patah

Hati yang terjatuh dan terluka

Merobek malam menoreh seribu duka

Kukepakkan sayap-sayap patahku

Mengikuti hembusan angin yang berlalu

Menancapkan rindu….

Disudut hati yang beku… (lebih…)

Published in: on 23 Maret 2007 at 9:03 am  Comments (30)  

Mutiara di Ujung Sana

mentari senja
perlahan tenggelam
membiaskan cahaya kemerahan
burung camar memekik petang
menangisi mentari pulang, menangisi

kita duduk di tepian,
mendengarkan gemercik mengalir
tak terbendung
darimanakah sumbernya
air matamu pun menderas

kulihat senja perlahan
ingin kutahan kenangan ini
tak akan sempat berlalu
walau sekejap
tak akan kulepaskan
kekasih yang kudekap erat, erat

ah, senja yang kelabu, kuning dan ungu
biarkan aku sebebas burung camar itu
biarkan kutangkap pelangi diujung sana
sedang mentari merah disampingku
mengalirkan muara duka dan bahagia

bercerita tanpa kata-kata
menangis tanpa air mata
langit bagaikan layar,
kisah tentang perjalanan
ombak di ketenangan pusaran

tapi waktu tak berpihak
pada angin dan ombak
pada saatnya harus berpisah
menemukan dunia kita
yang tersembunyi dibalik kenangan

katakan dengan senyummu, pelangi
akan kutemukan
mutiara diujung sana

Published in: on 7 Juni 2006 at 5:05 am  Comments (4)