Fanatisme

Sekilas kata-kata itu sangat akrab dengan kita…tapi artinya begitu mendalam dan sangat rumit untuk di jelaskan. Aliran fanatisme atau fanatik terhadap sesuatu terkadang tidak bisa mentolerir keadaan yang berbeda dari alirannya. Mereka mempunyai satu visi dan menganggap aliran lain salah. Sikap seperti itu yang membuat mereka tertutup akan segala sesuatu, tak mampu berfikir dengan memakai logika dan perasaan. Fanatisme kerap menjadi momok yang sangat berbahaya bagi diri mereka dan orang sekelilingnya.
Pembahasan kali ini hanya ingin membuka sedikit tentang fanatisme yang terkadang tidak sesuai lagi dengan zaman.
Fanatime atau sifat fanatik adalah suatu sifat yang sangat dilebih-lebihkan dalam mencintai atau menyanjung sesuatu. Bukankah kita tak boleh terlalu menyanjung atau melebih-lebihkan???
Kalau dalam lagu juga ada istilahnya ” yang sedang-sedang saja”..lalu mengapa masih ada juga yang terlalu fanatik terhadap sesuatu. Tidak kah kita bisa mengkaji dan membuka setiap lembar dari kehidupan serta membandingkan dengan sesuatu yang lain, agar kita bisa membuka mata dan fikiran itu untuk hal-hal yang lebih baik lagi.
Tercetus tulisan ini setelah melihat dan membaca berita di CNN, detik.com tentang penyiksaan yang akhirnya menjadi kematian seorang anak remaja berumur 17 tahun di Irak hanya karena ia berpacaran dengan satu penganut aliran yang berbeda dengannya. Duaa Khalil Aswad nama gadis itu. (lebih…)

Iklan
Published in: on 25 Mei 2007 at 9:44 am  Comments (6)  

Perdebatan Agama

Perdebatan antar agama memang sering kali terjadi..bahkan beberapa kurun waktu terakhir masing-masing orang beropini, berkesimpulan bahwa agama mereka yang terbaik. Seiring dengan maju pesatnya internet disertai dengan menjamurnya website dan blog free…banyak dari para blogger yang ikut-ikutan membuat perdebatan antar agama… mengagung-agungkan agama mereka dan tak sedikit yang menghujat agama yang lain…

(lebih…)

Published in: on 21 April 2007 at 5:04 am  Comments (14)  

Banjiiiirrrr…

Hujan yang tak kunjung reda selama beberapa hari di Jakarta membuat sungai meluap, got mampat karena sampah dan mengakibatkan banjir dimana-mana.

Hujan turun tak henti, sehingga banjir tak terelakkan lagi. Jika kita lihat di media elektronik banjir sudah mencapai 1-2 meter, banyak stasiun-stasiun yang tidak berfungsi juga pertokoan dan perkantoran.

Banjir musiman yang melanda Jakarta emang suatu hal yang wajar terjadi, begitu seorang warga Jakarta menjelaskan kepada reporter sebuah media elektronik. Tapi alangkah ironisnya, bagi kita juga pemerintah yang telah mengetahui sering terjadi banjir musiman tapi tak pernah membahas solusinya, agar banjir yang selalu terjadi di jakarta bisa teratasi.

Kesadaran warga sekitar akan kebersihan lingkungan juga perlu untuk ditingkatkan, tumpukan sampah yang dibuang sembarangan dan membuang sampah kesungai adalah salah satu penyebab terjadinya banjir. Pemerintah juga hendaknya membahas masalah kebersihan lingkungan ini dengan tegas dan berikan solusinya.

Begitu banyak musibah yang terjadi di Indonesia selama dua tahun terakhir, masing-masing dari kira pernah merasakannya, mulai dari gempa, tsunami, banjir juga hal yang lainnya. Harusnya semua ini membuat bangsa ini sadar akan diri dan juga pada lingkungan. Khususnya bagi kita masyarakat Indonesia, sudah saatnya kita bangkit dari keterpurukan, kita terlena dengan segala kekayaan alam yang kita miliki, mengambil dan mengurasnya tanpa kembali melestarikannya.

Kesadaran akan lingkungan adalah hal yang paling utama yang harus digalakkan, karena segala yang terjadi diakibatkan ketidakseimbangan lingkungan dan ekosistem yang ada.

Untuk itu alangkah baiknya jika kita memulainya dari diri kita dan keluarga, kemudian diikuti oleh kerabat dan teman. Karena siapa lagi yang menjaga lingkungan kita kalau tidak kita sendiri, toh manfaatnya kita juga yang rasakan. Bener gak!!! Ayooo…Mulailah menjaga kebersihan dan meletakkan sampah pada tempatnya. (he..he…promosi kebersihan neh ye…)

Published in: on 5 Februari 2007 at 6:39 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Bumi…Lelahkah Engkau.???

Pernahkah kita coba renungkan sejenak sebab musabab terjadi musibah yang beruntun ini…??? Banyaknya kejadian dan bencana alam didunia akhir-akhir ini seperti pemanasan global, mencairnya es dikutub, serta perubahan cuaca yang tak pernah terjadi sebelumnya….

Tidakkah kita ”manusia” seharusnya menyadari…bahwa kita sendiri yang membuat segala musibah ini terjadi…bumi tempat kita berpijat, langit tempat kita bernaung telah kita rusak dengan paksa dan untuk kepentingan segelintir orang.

Wajar saja kalau sekarang bumi mulai marah..setelah sekian lama dia mencoba tuk diam, berharap manusia menyadari akan kesalahannya. Tetapi manusia tak pernah sadar akan hal itu…hingga muncullah musibah-musibah ini…yang merugikan manusia itu sendiri..
Bumi adalah planet yang paling indah…dia memiliki gunung, lembah, lautan, gurun pasir yang luar biasa indahnya…Dia memberikan manusia air yang bersih, udara yang segar dengan pepohonan yang hijau agar manusia bisa hidup sehat dan tenang…

Bumi diibaratkan seorang ibu. Ibu yang selalu ada untuk anaknya, selalu menyayangi dan melindungi dari gangguan apapun, rela berkorban demi anaknya tercinta. Sayangnya bumi pada manusia selalu ditunjukkannya dengan senantiasa melindungi manusia dari benda-benda luar angkasa dengan atmosfernya selama ribuan tahun..menjaga manusia dengan ekositemnya, tapi apa balasan manusia terhadapnya..manusia membakar dan menebangi hutan indahnya, membunuh satwa liarnya, mengeluarkan semua isi perutnya tanpa memperhatikan perawatannya…

Kini bumi telah semakin tua. perlahan keindahan bumi mulai pudar…gunungnya yang hijau dengan pepohonan terlihat rusak dan gundul…sungai nya yang jernih dan indah telah kotor dengan sampah dan limbah. Kelestarian alam yang selama ini dijaganya untuk keselamatan manusia dirusak oleh manusia itu sendiri.

Pada akhirnya bumi tak mampu lagi melindungi manusia karena kerusakan yang diperbuat manusia sudah melampaui kemampuannya. Bumi hanya bisa bersedih..bumi sudah lelah dengan sifat manusia yang tak pernah merasa puas. Atau bumi marah dengan tingkah laku manusia. Tapi dengan adanya kejadian-kejadian akhir2 ini, kita manusia sadar dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada, dengan menanam kembali pepohonannya dan menjaga kelestarian alam dan ekosistemnya. Agar kehidupan anak manusia bisa bertahan sampai ribuan tahun kedepan. Dan bumi akan tetap menjaga sampai batas waktu yang telah ditentukan Sang Pencipta.

Published in: on 13 Januari 2007 at 3:38 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Marhaban Ya Ramadhan….

Subhanallah….

Tak terasa bulan yang penuh dengan rahmat dan ampunan telah hadir kembali dihadapan…Alhamdulillah…terima kasih ya Allah Engkau telah memberikan aku umur untuk bertemu kembali dengan ramadhan 1427 H ini.


Mata kadang salah melihat….

Mulut kadang salah berucap….

Hati kadang salah menduga…..

Maafkan segala kekhilafan yang pasti ada….

Marhaban ya Ramadhan,
Bulan dimana nafas kita menjadi tasbih, tidur kita menjadi ibadah, amal kita diterima dan do’a kita di ijabah,

Sungguh cantik kain plekat, dipakai orang pergi ke pekan.
Puasa Ramadhan semakin dekat, silap dan salah mohon dimaafkan

Berharap padi dalam lesung, yang ada cuma rumpun jerami,
harapan hati bertatap langsung, cuma terlayang e-mail ini.

Sebelum cahaya surga padam, Sebelum hidup berakhir,
Sebelum pintu tobat tertutup, Sebelum Ramadhan datang,
kami sekeluarga mohon maaf lahir dan bathin….

Taqqobalahu Minna Waminkum, Taqoballahu Ya Karim,

Marhaban Ya Ramadhan

Allaahumma baariklanaa fi Sya’ban wa ballighnaa Ramadhan
Ya Rabb, berkahi kami pada bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan,
Aminn.

” Do’a Malaikat Zibril Menjelang Ramadhan ”
“Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:

* Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada);
* Tidak berma’afan terlebih dahulu antara suami istri;
* Tidak berma’afan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya.
Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak 3 kali. Dapat kita bayangkan, yang berdo’a adalah Malaikat dan yang meng-amiinkan adalah Rasullullah dan para sahabat, dan dilakukan pada hari Jum’at.

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1427 H

SEMOGA KITA DAPAT MENJALANKAN IBADAH PUASA DENGAN OPTIMAL, AAMIN.

Wassalamu’alaikum Wr Wb,


Published in: on 20 September 2006 at 7:50 am  Comments (1)